phone Phone
+622129325605
close
menu

PT. Inter Agro Indonesia

sql
Mesin Tanam Bibit Padi  Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)
Mesin Tanam Bibit Padi  Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)
Mesin Tanam Bibit Padi  Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)
Mesin Tanam Bibit Padi  Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)
Mesin Tanam Bibit Padi  Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)
Mesin Tanam Bibit Padi  Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)
Mesin Tanam Bibit Padi  Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)
Mesin Tanam Bibit Padi  Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)
Mesin Tanam Bibit Padi  Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)
Hover to Zoom

Jual Mesin Tanam Bibit Padi Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)



Spesifikasi Mesin Tanam Bibit Padi Padi 6 Alur Tanam (2ZS-6K)

Rice Transplanter 2ZS-6K

Mesin Tanam Padi

Mesin dan Alat Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan

Mesin Penanam Bibit Padi atau Rice transplanter adalah inovasi teknologi mesin tanam pindah bibit pada tanaman padi. Mesin Rice Transplantar berpeluang dapat mempercepat waktu tanam bibit padi dan mengatasi kelangkaan tenaga kerja tanam bibit padi pada daerah-daerah tertentu. Dalam budidaya padi, salah satu kegiatan yang banyak menyerap tenaga kerja adalah kegiatan tanam bibit padi (tanam bibit pindah). Kegiatan tersebut memerlukan tenaga kerja sekitar 25% dari seluruh kebutuhan tenaga kerja budidaya padi. Petani dalam pelaksanaan usahatani padi masih menanam bibit padi secara manual dengan tenaga manusia. Permasalahan tentang kelangkaan tenaga kerja tanam padi mulai terjadi di beberapa sentra produksi padi. Meskipun seluruh areal lahan sawah dapat ditanami namun tidak tepat waktu. Hal tersebut disebabkan karena telah mulai terjadi keterbatasan tenaga kerja tanam. Keadaan demikian tentunya sangat memprihatinkan bagi pemerintah dalam peningkatan ketahanan pangan. Dengan adanya kelangkaan tenaga kerja khususnya penanaman padi menyebabkan jadwal tanam sering mundur dan tidak serempak sehingga berpengaruh terhadap indeks pertanaman padi, ganguan OPT yang akhirnya berpengaruh terhadap produksi padi. Oleh karena itu, sejak beberapa tahun terakhir ini mulai diperkenalkan dan dikembangkan mesin tanam pindah bibit padi (rice transplanter).

CARA PENANAMAN √ Sebar bibit padi pada pesemaian yang diberi alas atau pada nampan tanam. Gunakan 18 - 25 kg bibit per 100 m2 untuk 1 hektar tanam √ Benih siap untuk ditanam setelah berumur 12 - 15 hari setelah sebar, tinggi benih 15 - 18 cm. √ Permukaan sawah yang telah diolah rata, berlumpur dan kedalaman air 1 - 2 cm pada waktu penanaman     CARA MENJALANKAN MESIN √ Buka saluran bensin lalu buka choke dan tarik tali mesin, setelah mesin hidup tutup choke √ Biarkan mesin menyala 3 - 5 menit sebelum jalan untuk penanaman, atur gas sesuai dengan kecepatan yang diinginkan √ Setelah selesai bekerja biarkan mesin dalam kondisi tidak jalan selama 2 - 3 menit lalu matikan. Tutup saluran bensin     CARA PERAWATAN MESIN √ Cuci mesin setelah digunakan √ Cek selalu mur dan baut, kencangkan √ Oli mesin adalah SAE 10W-30 sebanyak 0,5 liter. Penggantian pertama 20 jam setelah bekerja, selanjutnya diganti setiap 50 jam √ Oli gir adalah SAE 120/90 sebanyak 3,5 liter. Ganti setiap 50 jam kerja √ Oli rantai roda adalah SAE 120/90 sebanyak 0,3 liter pada masing-masing sisi. Ganti setiap 50 jam √ Gemuk nomer 2 digunakan untuk kotak transmisi tanam, kotak transmisi samping, lengan tanam, dan bagian-bagian lain yang bergerak SPESIFIKASI MESIN TANAM BIBIT PADI (RICE TRANSPLANTER) Model 2ZS-4C 2ZS-4 2ZS-4K 2ZS-6K Type Roda Dua, 4 Alur, Operator berjalan di belakang  Dimensi P x L x T (cm) 219 x 155 x 107 248 x 152 x 117 249 x 137 x 95 245 x 185 x 115.5 Berat (kg) 174.90 168.75 171.65 198.50 Kapasitas Kerja (ha/jam) 0.18 0.18 0.18 0.19  MESIN PENGGERAK Merk YAMAHA LINHAI    /   YAMAHA Model MZ175 SPE175   /    MZ175 Tipe (motor penggerak) Motor Bensin 1 silinder, 4 Langkah - Berpendingin Udara  Daya kontinyu / Putaran Motor (kW / rpm) 4.3 / 3600 4.5 / 3600 4.3 / 3600 3.3 / 3600 Bahan Bakar / Kap. Tangki Bahan Bakar (liter) Bensin / 6 Volume Silinder (cc) 171 171 175 171 Konsumsi Bahan Bakar (liter/ha) 1.21 1.19 1.21 1.23 TRANSMISI Sistem Penyalaan Recoil Starter Penyetelan roda Sistem Deviasi Hidrolis Otomatis Tingkat Kecepatan 2 Maju , 1 Mundur  Kecepatan kerja (km/jam) 1,96 1,96 1,95 1,95  BAGIAN PENANAMAN Jumlah Alur Tanam/Jarak tanam antar baris (cm) 4 / 30 4 / 30 4 / 30 6 / 25, 30 Jarak Alur Tanam Dalam Baris (cm) 16,3 16,1 16,2 16,2 Jumlah bibit per lubang 3 - 5 3 - 5 2 - 4 2 - 5 Kedalaman Tanam (cm) 4,29 4,79 4,1 3 - 5

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan download PDF ini :